Seminar Pemberdayaan Perempuan

Photo bersama dr.Ilsa dan Pak Fauzy
Suasana dikelas Stunting

Pada tanggal 6 s/d 7 Desember 2018 di Desa Mandalamekar Jatiwaras diselenggarakan “Seminar Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam Perspektif UU Desa dan Pemanfaatan Sosial Media “, yang dihadiri oleh 351 orang perempuan  se-Kabupaten Tasikmalaya mewakili desanya masing-masing.Kegiatan tersebut diadakan oleh BP2DK ( Badan Prakarsa Pemberdayaan Desa dan Kawasan) yang bekerja sama dengan KPPPA dan PMDPAKB Kabupaten Tasikmalaya.

Kegiatan tersebut berisi sosialisasi betapa sangat pentingnya peran aktif perempuan dalam segala kegiatan dilingkungan sekitar.Ada satu materi yang menjadi pusat perhatian para peserta seminar yaitu, permasalahan stunting  di Kabupaten Tasikmalaya yang dibahas oleh dr.Ilsa Nelwan, MPH dan Noer Fauzy Rachman, Ph,D. Sebagian besar di Desa yang berada di Tasikmalaya mengalami permasalahan stunting yang berfariasi, mulai akut, kronis, dan akut kronis.Penyebab stunting atau kerdil yaitu anak yang lebih pendek dari umurnya ( ukuran standar WHO ), hambatan pertumbuhan dari potensi seorang anak, terjadi dalam 1000 hari pertama setelah pembuahan, faktor sosial ekonomi, asupan makanan, infeksi, status gizi ibu, kekurangan mikronutrien, dan lingkungan.

Dengan demikian yang menjadi sasaran dan pusat perhatian adalah perempuan karena dari ibu yang sehat akan terlahir anak yang sehat pula.Remaja putri merupakan aset berharga, harus dijaga kesehatannya dan diperhatikan serta diberi pemahaman bahwa pola hidup sehat menentukan generasi berikutnya.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan